" bulan? " aku bertanya, tentu karena bingung. ia membuatku bingung. Tuan itu.
" lihat ke langit... " katanya.
Sementara aku terus menengadahkan pandanganku ke langit. Ia berlalu pergi. Tanpa suara, membuatku bertanya - tanya. Dan selalu menantikannya. Disetiap malam - malamku.
Dan semalam tadi, ku ketuk pintu hatinya kembali. Meraba - raba apakah aku masih di hayalnya, atau masih di pikirannya, sekalipun menyisa kenangan aku tak apa.
Ku pandang langit, rembulan tak ada pun Tuan F tak ada. Malam mendingin, dan Tuan pun semakin kaku saja. Tapi aku masih tak apa.
" ada bulan.. "
" bulan? "
dan Tuan tetap tak ada~
29 April 2014