Minggu, 21 Juni 2015

dan ber-dialoque.

ada sebuah buku, minta dibaca. bersampul abu - abu, atau hitam, atau marun, atau ungu? mataku cacat, entahlah. pemiliknya turunan adam, asli, dengan rambut yang menggantung se.... gitulah pokoknya.
buku bersampul warna tak jelas itu aku dapat ketika sedang asik berimajinasi. jatuh tepat di depan mataku. kemudian jari, paket, dan mata bekerja sama menjelahi sana sini.
oh seru!
pasti seru. kelihatannya!
awalnya aku kira "ah.. tidak apa - apa. dia begini, dia begitu" habis itu sudah.
buku itu buruk rupa, sampulnyapun tidak jelas warna, isinya minta dibaca lalu aku memulainya

halaman pertama,
tidak jelas. kata - katanya membikin aku gelik, tidak, aku lebay. heran saja kenapa bisa ada kalimat yang disusun sebulshit itu dengan tujuan hanya untuk bertukar suara? 
tiga kali, mereka berbaris rapih. eh, tapi jujur aku sedikit..... tersanjung bahaha padahal saat itu aku betul - betul buta huruf, bahasa yang ku tahu hanyalah dia. kuabaikan saja buku yang minta dibaca halaman pertama.

halaman kedua,
sebenarnya aku sedikit ragu, lebih tepatnya aku tidak tahu kata apa yang tepat untuk menyebutkan nama dari perasaan gila ini.
aku belum bisa mengerti dan lagipula aku tidak pandai membaca hati.

halaman ketiga,
ada warna biru dan cerita yang tiba - tiba seru. sampai pada halaman ketiga, aku bisa menebak warna, ooooh mungkin aku tidak lagi buta... huruf? aku bisa membaca sedikit demi sedikit kata, perihal rasa. sesuatu yang awalnya utuh dikikis pelan - pelan, ceritanya mulai seru, sumpah!
aku jadi ingin banyak tahu...

halaman keempat,
banyak dialog dan monolog yang diciptakan sedemikian rupa hanya untuk berbagi dikala pekat. panjang. absurd. cenderung rancu. tentang apa saja, dan... aku semakin menjelajahi dengan banyak cara. segala sesuatu mulai nampak satu persatu, di dunianya aku melihat satu hal yang baru.

halaman kelima,
aku jadi tahu; ini ternyata begini, si ini begini, si ini dan si itu begini, si itu begitu. banyak. aku tahu dan yakin, walaupun sedikit, pemiliknya--dan--aku--kita satu frekwensi. kamu percaya?
aku mau terus berbicara omong kosong dengan seseorang yang rambutnya menggantung itu, aku tahu dia akan jadi sesuatu yang bisa saja spesial di suatu hari, entah kapan, tapi aku mau ini bukan harapan!

halaman keenam,
pulang ke halaman lima, disana banyak kisah yang sedikit - sedikit harus kucerna agar kepalaku ringan dan jiwaku tidak lagi mati penasaran. aku tahu alasannya menghilang, aku tahu sebentar lagi pemiliknya datang dan membawakanku kisah - kisah yang akan dilanjutkan pada halaman ketujuh, kedelapan, kesembilan, ke... sepuluhribujuta halaman berikutnya. aku tahu. kamu juga harus percaya.

buku jelek ini selesai kubaca sampai halaman keenam, selanjutnya kosong tak ada tinta. pemiliknya belum selesai toreh kisah rupanya. eeehhh, aku mau bersama pemiliknya menulis cerita... akan ku ceritakan dan kuberitahu warna air hujan yang sebenarnya: oranye. kau percaya?
sebab ia mengalir dari sudut kiri mata senja yang kehilangan kekasihnya. hahaha terlalu menyedihkan! ia bosan dengan warna merah muda, maka oranye saja.

oh iya, pemilik, iya, tentangnya-- dia-- aku malu memperkenalkannya. jatuh - jatuh melulu, kalau bisa bersuara mungkin ia akan meminta "jangan dulu... istirahatlah dulu..."

tapi aku tidak bisa.

sebut saja pemiliknya adalah turunan adam paling eksotis, eh bukan. paling antimainstream? iya. iya. iyabisa.

serupa dilan yang sering geregetan aku dibuatnya. tolong, kamu tolong percaya, aku tidak sedang mengada - ngada. lihat rambutnya aku jadi lapar, menggantung se.... gitulah pokoknya. tapi tidak pakai cabai, atau saos tomat, atau kecap. lihat senyumnya aku jadi haus. padahal ini musim puasa.

aku berdoa, tidak tidak aku berharap semoga saja malam nanti dia datang. dan membagiku banyak hal yang adalah isi untuk halaman ketujuh pada bukunya. semoga. semoga. aku menunggu cerita dihalaman berikutnya, dan seluruh isi dalam bukunya,
dan pemiliknya,
beserta kekasihnya.

semoga ia tepat waktu.

(omongkosong) di-der oranje
22.43

Rabu, 17 Juni 2015

Someday - Nina


Someday you're gonna realize
One day you'll see this through my eyes
By then I won't even be there
I'll be happy somewhere even if I cared

I know you don't really see my worth
You think you're the last guy on earth
Well I've got news for you
I know that I'm not that strong
But it won't take long, won't take long

Cause, someday someone's gonna love me
The way I wanted you to need me
Someday someone's gonna take your place
One day I'll forget about you
You'll see I won't even miss you
Someday, someday

Right now I know you can't tell
I'm down and I'm not doing well
But one day these tears, they will all run dry
I won't have to cry sweet goodbye

Cause, someday someone's gonna love me
The way I wanted you to need me
Someday someone's gonna take your place
Oh, one day I'll forget about you
You'll see I won't even miss you
Someday, I know someone's gonna be there

Someday someone's gonna love me
The way I wanted you to need me
Someday someone's gonna take your place
One day I'll forget about you
You'll see I won't even miss you
Someday, someday

Oktober 2020

 Aku membaca lagi perasaanku di tahun - tahun kemarin. Lucu, geli, manis, pahit, macam - macam rasanya. Aku tidak begitu lagi sekarang, tapi...