Kamis, 24 November 2016

Tahi Lalat


     Kebetulan yang menyenangkan. Telapak sebelah kananmu, menemukan jodohnya dari sekian banyak telapak yang ada. Selamat!

Sabtu, 19 November 2016




Hai Tan, aku bukan lagi anak perempuan berumur 17 tahun yang dulu kamu kenal, sekarang aku sudah besar. Aku tidak malu - malu lagi, juga tidak kabur dan sembunyi - sembunyi lagi jika bertemu orang yang ku suka.
Harusnya kamu bertemu aku yang diusia begini..
Harusnya,
Karena kita mungkin bisa jadi teman baik!

Jumat, 18 November 2016

pengejud

"Hallo"

Klik! 

"Hallo Assalamu'alaikum"

Tut tut tut. 

Telepon (sengaja ku) mati (kan)

***

Tadinya aku berniat untuk menghubunginya untuk yang ketiga kali.

"Hallo.. "

"Iya hallo"

"Hai...  Ini Nisa"

Tapi aku terlalu pengecut. He he

Selasa, 08 November 2016

Perempuan Payung

"Aku kehujanan, gak butuh pelangi. Aku butuh payung"

Lelaki itu berkata kepadaku, lebih mirip sebuah pengharapan. 
Ah, seandainya aku punya sedikit keberanian. 

"Biar aku saja yang jadi payungmu, kupastikan kamu tidak akan lagi kehujanan. Sesekali mungkin mendung dan gerimis, tapi aku ini payung. Gunakanlah aku saat kau butuh. Begitulah takdir payung"

Katamu, kekasihmu itu menggantung hubungan kalian. Aku paham betul rasanya. Ia membuatmu uring - uringan seharian. Kau bilang, ia sedang silau dengan dunianya yang baru. Kau mempersilahkan ia berkelana kemanapun ia suka, dan yakin ia akan kembali padamu ketika lelah. 

Kau lelaki tampan yang menyedihkan. Dan akulah yang jauuuh lebih menyedihkan darimu. 

Kau tau kenapa?
Pict from tumblr

Oktober 2020

 Aku membaca lagi perasaanku di tahun - tahun kemarin. Lucu, geli, manis, pahit, macam - macam rasanya. Aku tidak begitu lagi sekarang, tapi...