Ba, apakabar?
Aku tau kau telah sehat dan bahagia sekarang, tapi kau sendirian di Sana. Tidak ada Ma, tidak ada Uni, tidak ada aku...
Kau pernah bilang 'kelak nanti jika kau tiada, aku tidak akan menangis dan bersedih' . Kau salah besar, aku menangis... hatiku sedih dan rasanya seperti mau gila.
Terlebih saat menyaksikanmu mati didepan mataku.. kau tau, itu adalah patah hati paling luar biasa. Aku ingin menahanmu agar tak pergi, aku ingin bilang 'jangan menangis'
Ba, orang - orang bilang jika seseorang mati itu karena Tuhan menyayanginya, maka Dia memanggil orang itu lebih dulu. Orang - orang bilang Tuhan menyayangimu
Tidak tahukah Tuhan bahwa aku juga menyayangimu? Ma, Uni, kami semua menyayangimu? Tuhan punya banyak hamba, tapi kenapa Tuhan memilihmu....
Padahal kami hanya memilikimu....
Kau satu - satunya yang tidak akan mematahkan hatiku....
Aku tidak memintamu untuk kembali, namun sesekali bisakah kau menemuiku dalam mimpi dan katakan kau baik - baik saja di Sana?
Katakan bahwa kau merindukan Ma, seperti dia yang merindukanmu?
dan katakan bahwa kau akan selalu ada dan hidup di hati kami?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar