Minggu, 19 Januari 2014

White Shoes - Roman Ketiga



ROMAN KETIGA

Cahya surya menyinari
menyirami sanubari
ku terlena akan lagu
merdu senandung mendayu..

Aku jatuh dan tak bangun lagi
tenggelam di rayuannya
menerpa sgala angkara murka
padanya ku kan setia..

-white shoes and the couples company

!

Akhir 2013 aku minta pacar sama Tuhan
Awal 2014 anak laki - laki itu minta aku jadi pacarnya..

-januari

Rabu, 15 Januari 2014

WSATCC

white shoes and the couples company

karena aku jatuh cinta, sejak dengar pertama..

I miss being a little kid

Rindu rasanya jadi anak kecil; bebas melakukan apa saja, bebas menangis di mana pun tempatnya, seberapa besar pun volume suaranya.
Saat apa yang di inginkan tidak dapat dipenuhi, saat hatinya ingin mendapatkan sesuatu tapi tidak dapat terkabul, menangis sekencang - kencangnya tanpa mempedulikan orang - orang di sekelilingnya.
Aku rindu rasanya jadi anak kecil.
Aku juga masih ingin menangis sekencang - kencangnya tanpa mendengar "Kamu bukan anak kecil lagi, bersikaplah layaknya perempuan dewasa" dari orang sekitar.
Aku juga masih ingin menangis sekencang - kencangnya saat aku dapat nilai jelek di dalam mata kuliahku di kampus,
Aku juga masih ingin menangis sekencang - kencangnya saat aku terlihat seperti orang bodoh ketika sedang berkumpul diantara mereka yang pintar karena tidak mengerti apa yang sedang mereka perbincangkan,
Aku juga masih ingin menangis sekencang - kencangnya saat aku di rantau dan ingin sekali pulang ke rumah bertemu Ayah, Ibu, Adik memeluk mereka tapi aku tau aku tidak bisa karena aku jauh,
Aku juga masih ingin menangis sekencang - kencangnya saat aku kesepian di dalam kamar kos sendirian,
Aku juga masih ingin menangis sekencang - kencang - kencangnya saat aku merindukan kamu tapi aku tidak berani untuk mengungkapkannya kepadamu, saat aku ingin kamu mengingatku lagi tapi aku tau aku tidak bisa membuatnya menjadi nyata.
Aku ingin jadi anak kecil lagi,
lalu menangis sesuka hati.
Aku lelah menangis sendirian di dalam kamar, tidak ada yang menenangkan, setidaknya untuk bilang "Kamu perempuan dewasa, tapi kamu tetap manusia biasa, menangislah..."
Aku juga ingin jadi anak kecil lagi, yang saat aku menangis siapapun yang mendengarkan akan datang membawakanku setangkai permen kaki, atau balon warna merah hati.

Hanya Isyarat

Kalau di dalam Rectoverso ( Hanya Isyarat ) milik Dewi Lestari, si gadis hanya bisa menggapai lelakinya sebatas punggungnya saja, aku hanya bisa menggapai lelakiku sebatas suaranya saja. Lelaki ku? Tunggu! Apa pantas ku sebut ia milikku sedang aku hanya dapat menggapai suaranya saja? Aku tau betul ada bagian lain selain suaranya; matanya, senyumnya, punggungnya, dan sosok utuh dirinya. Tapi, layaknya gadis penggapai sebatas punggung itu, aku juga adalah gadis paling menyedihkan karena aku tau apa yang tidak sanggup aku miliki. 

Kamu dan hanya suaramu lah..

Candu!

Rindu untukmu sedang mencanduiku; sekarang. Aku butuh sedikit sapaanmu. Mungkin sedikit itu bisa mengurangi rindu ini. Aku mengotak – atik handphoneku, berharap ku temukan sisa pesan – pesan lama yang pernah kau kirimkan untukku. Pesan dengan kata indah yang buatku membuncah. Aku mencari – mencari – mencari.. oh tak ada! Telah ku hapus pesan – pesan manis itu sejak cemburu kemarin. Tapi aku butuh wanginya. 

Sedikit saja..

Kamis, 09 Januari 2014

Aku Tidak Bohong!

 " Aku mimpi ketemu Kamu. Aku peluk Kamu. Erat sekali.. "

Andai kamu tahu; 
               ada kupu - kupu menggelitik perutku saat kamu ucapkan itu, 
                                                        Juga perasaan membuncah yang entah apa namanya.
                                                                             sungguh,


aku tidak bohong...

-Desember

Selasa, 07 Januari 2014

Sebelum Mengenal Kamu

Aku pikir patah hati itu rasanya sama saja.
Ya! sama - sama sakit, sama - sama nyesek, sama - sama patah sisa separuh lalu hatimu tidak berimbang lagi. ia berat sebelah.
aku pikir patah hati itu sama saja, seperti itu.
Sebelum mengenal kamu.

Oktober 2020

 Aku membaca lagi perasaanku di tahun - tahun kemarin. Lucu, geli, manis, pahit, macam - macam rasanya. Aku tidak begitu lagi sekarang, tapi...