Dengan segala rasa yang sederhana
Tersenyum pada luka yang dijaganya
Lelaki itu duduk sendiri
Mengira-ngira kata apa yang tak sempat ditanyakan pada hening dan duka yang memeluknya
Ditanyakan pada luka yang dijaganya
Pada air mata yang menjadi baju dan nafasnya
Hanya tersisa kerinduan
Bersama kehampaan
Berjalan dengan kerinduan
Tertunduk pilu
Menanti dalam kerinduan
Terbungkus oleh kehampaan
Menyerah pada kerinduan
Kerinduan...
-Payung Teduh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar