Minggu, 24 April 2016
Aku Tetap Ingin Jatuh Kepadamu
/2/Pelukmu tidak pernah sampai, tapi debaran jantungmu aku dapat merasakannya.
Jemarimu tidak pernah menempel pada gendutnya jemariku, namun aku percaya saat genggaman kita menyatu akan terasa hangatnya.
Kecupanmu, wangi tubuhmu, aku yakin manis pasti, rasanya.
Sayangku,
Aku sungguh - sungguh jatuh didalam hatimu.
Aku tetap--ingin jatuh--kepadamu. Bersamamu.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Oktober 2020
Aku membaca lagi perasaanku di tahun - tahun kemarin. Lucu, geli, manis, pahit, macam - macam rasanya. Aku tidak begitu lagi sekarang, tapi...
-
ada sebuah buku, minta dibaca. bersampul abu - abu, atau hitam, atau marun, atau ungu? mataku cacat, entahlah. pemiliknya turunan adam, asli...
-
Kamu tau, memperjuangkan sebuah gelar di akhir perkuliahan ternyata lebih susah dibanding memperjuangkan hatinya Tan, dulu. Susah. Dan ribe...
-
Kepulangan kali ini barangkali adalah kepulangan terakhir. Hari - hari berputar menjadi seperti salam perpisahan yang enggan terucap. Aku me...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar