aku menemukan tuan dalam kegelapan.
enggan keluar namun minta diselamatkan.
tubuh menggigil dan dihangatkan dengan hatinya sendiri.
setengah mati berjalan namun tertatih ke tujuan.
tuan, tuan
dunia memelukmu tapi yang kausambut hanya luka
yang kau ciptakan dari pikiranmu sendiri
lelaki beruban, juga perempuan yang jarak tempuhnya kilo ribuan..
tuan merangkul lutut dan mencintai dekapan
dari tangan - tangan panjangnya yang ia pakai untuk menulis diotaknya
tuan, tuan..
Jumat, 03 November 2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Oktober 2020
Aku membaca lagi perasaanku di tahun - tahun kemarin. Lucu, geli, manis, pahit, macam - macam rasanya. Aku tidak begitu lagi sekarang, tapi...
-
dear ILONA ESTHERINA CHRISTINE PIRI, di kosannya yang hanya berjarak empat rumah dari kosan gue. pasti lo bertanya - tanya kenapa gue...
-
Kamu tau, memperjuangkan sebuah gelar di akhir perkuliahan ternyata lebih susah dibanding memperjuangkan hatinya Tan, dulu. Susah. Dan ribe...
-
Renjana, Aku terlambat. Barangkali, mentari di dadaku lupa ingatan, buru - buru kuseduh milo dengan secangkir gerimis tanpa perasa. Hamb...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar