Senin, 03 Maret 2014

Entah dan seandainya~

Entah sejak kapan mulai tertarik kepada lelaki--yang memutuskan untuk memanjangkan rambutnya--gondrong. Entah sejak kapan juga mulai menyukai para lelaki bersepeda antik yang klasik. dan entah sejak--ya---nggatau--kapan juga, tiba-tiba saja tertanam dipikiran kalau lelaki yang: mengenakan kaos oblong berwarna hitam, jeans rombeng, kets butut--yang bututbanget itu adalah manusia keren yang patut saya syukuri keberadaanya. ah, sama, belakangan tiba-tiba ada satu kriteria lagi yang menambah daya tarik: topi klasik. satu--satu lagi, wangi rokok.

nggambar-ngedit-hasilngayal-asal-asal
dan, kalau saya adalah seorang perempuan pemberani yang tidak punya urat malu, dan, kalau saja Tuhan yang maha baik berkenan mempertemukan, maka:

"hai.. mau ya, jadi pacar saya?"

akan saya katakan dihari pertama berkenalan~~

ha-ha-ha

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Oktober 2020

 Aku membaca lagi perasaanku di tahun - tahun kemarin. Lucu, geli, manis, pahit, macam - macam rasanya. Aku tidak begitu lagi sekarang, tapi...