Minggu, 04 Mei 2014

Reno

Reno bilang "jangan bertingkah seperti anak kecil", sedangkan saya "tidak ingin jadi orang besar"

Reno tanya "berapa umurmu?", saya bilang "19 tahun, masih kecil"
Reno bilang "sini saya buat umur kamu jadi 22 tahun.."
Saya ngga ngerti jadi ketawa saja.

Reno bilang "terserah" itu jawaban yang jelek. Jadi jangan bilang terserah.
Reno bodoh! saya suka sekali bilang "terserah"

Reno pegang tangan saya. Saya bilang "ini geli, karena tidak terbiasa". Bukan tidak suka. Hanya sedikit malu.

Reno minta buat belajar tatap mata dia kalau sedang mengobrol, saya bilang "iya" tapi tidak mau belajar.
Reno kasih cincin, katanya suruh pakai di jari tengah. Saya ambil tapi nggak dipakai.

Reno bilang "katanya kamu mau kepang rambut (gondrong) saya?". Saya hanya tertawa. Padahal sedang bercanda.
Reno cerita banyak sekali tentang kisah hidupnya, saya diam, karena saya tahu Reno hanya butuh didengarkan.
Reno jangan kesepian..

Reno bilang "ayo bikin tatto". Saya tertawa. Lagi.
Raut wajahnya serius, tapi saya tahu Reno sedang bercanda.
Reno..

(nb: berasa kaya Indi dan Mika)

Terimakasih untuk tigabulan yang manis. Semoga bertemu dengan anak perempuan (lain) yang lebih--lebih--lebih. :)

2 komentar:

Oktober 2020

 Aku membaca lagi perasaanku di tahun - tahun kemarin. Lucu, geli, manis, pahit, macam - macam rasanya. Aku tidak begitu lagi sekarang, tapi...