Rabu, 23 September 2015

Pulang.

" pulang adalah kata yang bakal coba ku lupakan. berat buat pulang. ga mau pulang "

aku gatau apa alasannya, aku gamau nanya. tapi sesekali kamu harus 'ingin pulang', tapi sesekali kamu harus bisa tau ada yang menabung rindu setiap kamu pergi dan tak ingin pulang, tapi kamu harus tau...

ah skip. buntu aku. lagian aku kayanya sotau.

aku aja pengen pulang, ke rumah. aku pengen cium ibuku, pengen peluk abahku, didalam otakku sekarang cuma ada pertanyaan ini "kapan aku bisa pulang?". tapi setiap orang pasti punya alasan. kamu mau ngasih tau?

eh, aku laperr.

Selasa, 22 September 2015

topeng.


aku lihat topeng dimana-mana, orang - orang pakai topeng. topeng wajah penjahat, topeng wajah malaikat.
aku ditengah2nya. kadang malaikat, tidak jarang penjahat, dan aku muak.

Sabtu, 19 September 2015

Float - Sementara

Sementara... teduhlah, hatiku
Tidak lagi jauh
Belum saatnya kau jatuh
Sementara... ingat lagi mimpi
Juga janji-janji
Jangan kau ingkari lagi


Percayalah, hati
Lebih dari ini pernah kita lalui
Jangan henti disini


Sementara... lupakanlah rindu
Sadarlah, hatiku
Hanya ada kau dan aku
Dan, sementara... akan kukarang cerita
Tentang mimpi jadi nyata
Untuk asa kita berdua


Percayalah, hati
Lebih dari ini pernah kita lalui
Takkan lagi kita mesti jauh melangkah
Nikmatilah lara
 
Percayalah, hati
Lebih dari ini pernah kita lalui
Takkan lagi kita mesti jauh melangkah
Nikmatilah lara


Percayalah, hati
Lebih dari ini pernah kita lalui
Takkan lagi kita mesti jauh melangkah
Nikmatilah lara
Untuk sementara saja

Rabu, 16 September 2015

Semoga.

" semoga suasananya tetap baik ya. kan kita tetap hangat dan saling sapa seperti malam yang merindukan pagi"

Rabu, 09 September 2015

HALLO.

HALLO.
AKU MAU LIAT KAMU PAKE TOGA, DONG. PASTI KEREN. TAPI AKU GATAU MESTI LIAT DIMANA. AKU KEPOIN KEMANA - MANA GA NEMU. KALI INI AKU KALAH. AKU MATI GAYA. HAHAH
LUCU YA..
YANG DULUNYA ASING EH BALIK LAGI JADI ORANG ASING.
YAUDAH DEH. JANGAN LUPA BAHAGIA!

(Nb: Sambil mendengarkan The Adams - Hanya Kau)

Jumat, 04 September 2015

buntu.

hatiku
layu
hujan
kian 
deras
namun
aku
tak
membiarkan
ia
terkena
rintiknya
hampir
mati
kekeringan
meronta
meronta
dan
aku
kebingungan
dicekik
rindu
juga
sesal
yang
semakin
hari
kian
menggunung
hatiku
minta
pelangi
yang
bersembunyi
di telapak
tangannya
hatiku
mau
bersembunyi
disitu
disela-sela
jemarinya
menjadi
apa-apa
yang
digenggamnya
aku
ingin
jadi
airmatanya
rasa
sedihnya
rasa
sendunya
aku
ingin
dia
terus
memberi
hatinya
walau
hatiku
kini
layu
aku



buntu...

Catatan Akhir Kuliah.


Kamu tau, memperjuangkan sebuah gelar di akhir perkuliahan ternyata lebih susah dibanding memperjuangkan hatinya Tan, dulu. Susah. Dan ribet. Tapi saya harus tetap semangat, ada yang menunggu di rumah, ada yang tidak pernah lelah mengirim doa.

Sarjana. haahaha

Setelah ini saya harus apa? bagaimana? melanjutkan sekolah lagi? bekerja? jadi apa? gelar ini akan sangat membantu? oh ya? lalu setelah itu apa?
semakin dewasa semakin tidak punya cita - cita.

Iya, dulu saya punya cita - cita yang menurut saya keren: jurnalis. Maka saya memutuskan untuk berkuliah komunikasi. Semangat yang menggebu - gebu di awal semester laluuuu padam begitu saja. Sekarang malah tidak ingin melanjutkan cita - cita itu lagi.

Untuk kedepannya saya hanya berpikir akan bekerja menjadi apa saja, mungkin saya akan menerima untuk menjadi ini atau itu, yang penting orang - orang dirumah bahagia.

Walau begitu semoga mimpi - mimpi yang sudah lama saya tabung ini bisa menjelma nyata di suatu hari:
Menerbitkan beberapa novel romance, memiliki toko roti, mempunyai publishing house sendiri, juga rumah kopi bernuansa cozy.

Kalaupun sulit diwujudkan, setidaknya berhayal untuk memilikipun sudah sangat menyenangkan.

Kamis, 03 September 2015

dialoque.

A: "djdnfjdxnxjdksowosjdjdjd"

B: "hsjdjsiouqwe."

A: "ip*#:#¥+%/%/)'?'/¥#-#"

B: "YfGshdnxdjdodop?"

A: "-¥jjdks363839;¥,,js"

B: "ldpdndnaqweuxx;++¥+@#)=€[€]]€]¢[£_£¢√|×€"

A: "}}|×•Π£√~√¢÷€_¢=Jdjd,jsjdkd"

B: "ipxjzcxnzkdkksod !"

A: "jfpwyrurofpsahakwjdjf"

B: "w h y ???"

A: "BCOZ I'M UGLY!!"

Selasa, 01 September 2015

Sajak Dua September (Masih Sama)


Barangkali, di seratus ribu juta tahun setelahnya ia-lah putri jelita dari kerajaan langit, sesungguhnya.

Di pipinya senja kan beranak pinak, merekah rona, serta merta bertiuplah tudungnya; kadang beras ketan, kadang lautan lepas.

Ia-lah bersembunyi, lalu berkatalah dia:

"Aku lah arang, sebentar lagi serupa debu dan diterbangkannya aku oleh angin"
"Aduhai! tak ada yang mengenali. aku tetap berlari dan bersembunyi"

Palsu.

-Nisa.

Oktober 2020

 Aku membaca lagi perasaanku di tahun - tahun kemarin. Lucu, geli, manis, pahit, macam - macam rasanya. Aku tidak begitu lagi sekarang, tapi...