Sweet ya, kalau diam - diam ada orang yang terinspirasi nyiptain sebuah karya karena kita. Puisi, lukisan, lagu?
Sebagai perempuan yang punya hobi curhat di diary, juga punya skil amatiran ngejiplak foto di paint tool menjadi sebuah gambar, saya selalu mengekspresikan perasaan saya kedalam sebuah puisi yang sebenarnya bisa atau nggak disebut puisi, saya juga gatau. Atau kalau sedang dalam mood bagus, dengan suka rela saya akan menggambar si orang yang disuka lalu menyimpan gambarnya untuk diri saya sendiri. Kalau sedang agresif saya akan memberikan gambar tersebut pada orang yang saya sukai itu hhh. Saya ingin dia tau, ada cinta disetiap garis garis yang membentuk gambar wajahnya hh.
Rasanya saya bisa jatuh cinta jika bertemu orang seperti saya, rasanya jika boleh memuji diri sendiri; saya terlalu manis untuk ukuran orang yang sedang jatuh cinta (walaupun sebenernya nggak juga sih hh)
Sesekali saya juga ingin jadi alasan dibalik sebuah karya milik seseorang hh.
Tiga tahun lalu, saya mengenal sebuah lagu berjudul 'Nissa Pt 2' yang dibawakan apik oleh M Irfan Assaat (ia memakai nama Nila untuk objek ekspresi musik - musiknya). Lagu itu menjadi salah satu lagu favorit saya hingga saat ini. Alasan yang mudah ditebak, benar, karena nama Nissa yang digunakan sebagai judul lagu tersebut.
Setiap saya mendengar Nissa Pt 2, saya selalu merasa seolah - olah lagu itu diciptakan untuk saya hhhhhh
"Nissa.. Hope that we'll meet again" kurang lebih begitu lirik pada reffnya (yang dapat saya tangkap). Saya kurang ngerti juga lagu Nissa ini bercerita tentang apa, soalnya udah nyari kemana - mana tapi cuma nemu satu artikel mengenai Nila dan lagu - lagunya.
Jadi, inti dari postingan ini apa ya, Nis?
Apa ya hhh gatau.
Pokonya biar ada tulisan baru di blog ajah, oktober ini saya berniat agar lebih produktif lagi untuk curhat dan memasukkannya kedalam blog. Ya semoga terealisasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar