Rabu, 14 Februari 2018

Untuk Semut di Planet Olev

Tes tes..

Semut?

Hai Semut, apakabar? semoga kamu selalu sehat. Hari ini aku rindu. Apakabar ya planet olev? Planet yang kita ciptakan beberapa tahun lalu. Aku ingin berkunjung lagi, mungkin tandus.. sebab tidak ada penghuninya lagi, sejak kamu memutuskan untuk keluar lebih dulu.. beberapa saat setelahnya aku pun.

Semut, kenapa ya tidak ada yang menyayangiku seperti waktu kamu menyayangiku dulu? Kenapa ya tidak ada yang selalu mencemaskan dan menolongku sewaktu aku ingin ditemani walau hanya via suara, seperti kamu dulu?
Kenapa ya semut, tidak ada yang sangat ingin hidup bersamaku dengan ketidaksempurnaaku tanpa menuntut apapun dariku seperti kamu dulu?
Dan kenapa ya semut, aku malah mengecewakan orang sebaik kamu?

Aku tidak ingin mengulang kisah kita, aku hanya sesekali mengingat dan bersyukur pernah disayangi oleh orang sebaik kamu...
Yang selalu mendengarkanku, menemaniku jamberapapun aku butuh; tengah malam atau pagi buta sekalipun tanpa pernah merasa terganggu.

Apakabar Senyorita, vespa hijau army kesayanganmu? Semut aku bahkan belum sempat bertemu dengannya mungkin Senyo sudah jadi milik orang lain sekarang.

Semutku yang baik hati, dengan segala sifat penyabar dan dewasamu, terimakasih pernah menyembangi keegoisan, keras kepala dan kekanak - kanakanku dulu. Tidak pernah marah dan selalu merindukanku. Terimakasih kasih pernah menyayangiku dengan begitu.

Semoga berbahagia selalu..
-gula

Sabtu, 03 Februari 2018

Februari kelabu

Entah aku yang berubah, atau kamu yang berubah atau kita yang sudah habis masa. Aku kira kita bisa selamanya. Aku kira mimpi - mimpi yang kita banggakan itu bisa jadinyata suatu hari. Seperti yang sudah - sudah,  hal yang paling kutakutkan terjadi lagi.

Kenapa aku harus merasakannya lagi? Kalau mungkin ini adalah proses menjadi perempuan dewasa kenapa harus berkali - kali. Aku sudah terlalu lelah untuk memulai, mencari lagi, menyesuaikan diri lagi. Aku ingin segera ditemukan.
Apa aku berdiri ditempat yang gelap, kenapa seseorang tidak membawaku keluar dari kegelapan ini.
Kenapa lagu Efek Rumah Kaca - Lagu Kesepian terdengar begitu sialan disaat begini?

"Oh di mana terang yang kau janjikan? Aku kesepian.. "

Aku seperti sedang berlari mengejar sesuatu yang bahkan tidak ingin dikejar. Atau hanya perasaanku saja. Kenapa kamu tak coba untuk sedikit saja sampingkan egomu dan memeluk hatiku?

Mungkin benar, sesuatu yang bukan milik kita, sekuat apapun digenggam akan terlepas juga cepat atau lambat. Mungkin perasaanmu sudah kedaluwarsa, mungkin kamu butuh rumah baru yang lebih leluasa.

"Ku tak melihat kau membawa terang yang kau janjikan
Kau bawa debu bertebar di beranda berairmata.. "

Jumat, 02 Februari 2018

Mari B3rjalan Lebih Jauh

Selamat, ya sayang! Terimakasih karena sudah mau berjalan bersamaku setahun ini. Menyelami karakterku yang keras kepala dan ternyata kau jauh lebih banyak diatasku.
Bersamamu, jalan ini tidak selalu mulus, banyak kerikil yang mengharuskan genggaman kita makin diperlekat.
Bersamamu, hariku tidak selalu cerah, mendung dan gerimis nakal, bahkan hujan deras sekalipun kadang mampir yang mengharuskan pelukan kita makin dipererat.
Terimakasih sayang, sudah betah menjadikan hatiku sebagai rumahmu. Terimakasih untuk semua suka, duka, cerita, pengalaman yang sudah kita bagi berdua.

Terimakasih karena masih mau denganku.

Kamis, 01 Februari 2018

ngomong apasih gue

Kadang - kadang pilihan terakhir dalam situasi yang sangat tidak mengenakkan adalah bertahan, entah dalam hal apapun. Dan kadang - kadang jika sudah tidak sanggup lagi untuk bertahan, kepergian mungkin jalan terbaik. Pindah--perpindahan--kepindahan, betapapun berat hatimu untuk melangkah entah kesebelah atau kedepan, pindah posisilah.. mencari - cari lagi rasa nyaman

Oktober 2020

 Aku membaca lagi perasaanku di tahun - tahun kemarin. Lucu, geli, manis, pahit, macam - macam rasanya. Aku tidak begitu lagi sekarang, tapi...