Senin, 29 Februari 2016

Untuk Aku.


Februari segera berakhir. Seperti yang kukira, tak ada lagi hiasan lampu kerlap kerlip di dalam matanya.

Semakin redup.

Sebentar lagi cahaya mati,
lalu gelap.

Dalam gelap, aku meraba - raba bayangannya walau ku tahu takan kutemui apa - apa disana.
Gelap berwarna pekat.
Kau tahu begitulah rupa bayangan, bukan?

Tak kutemui apa - apa lagi pada bola matanya.

Awas, hati - hati.. sebentar lagi kaca - kaca tercipta di mataku.

Ah.. sial!
Mereka banyak!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Oktober 2020

 Aku membaca lagi perasaanku di tahun - tahun kemarin. Lucu, geli, manis, pahit, macam - macam rasanya. Aku tidak begitu lagi sekarang, tapi...