Senin, 30 Maret 2015

Perempuan dan Mata.


Ada sendu di matanya, tidak kah kau rasa hai lelaki?
Perempuan yang pandai menciptakan banyak kaca disitu, di matanya.
Ada.. ada wujudmu; lelaki, didalamnya.
Perempuan memenjarakannya serupa napi yang menunggu hukuman mati.
Perempuan dan segudang harapannya, harapan di dalam matanya.
Perempuan yang tahunan berlalu namun masih memandang hanya pada satu arah; kamu, duhai lelaki.


Mataku tua dibilangnya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Oktober 2020

 Aku membaca lagi perasaanku di tahun - tahun kemarin. Lucu, geli, manis, pahit, macam - macam rasanya. Aku tidak begitu lagi sekarang, tapi...