Musim nikah, dan salah satu sahabat sedang bersedih hati karena mantan gebetannya menikah hari ini. Jadi, ceritanya sih hari ini teman - teman di Sorong sedang sibuk mempersiapkan diri untuk menghadiri resepsi pernikahan salah satu teman SMP yang akan dilangsungkan sebentar malam. Tiba - tiba saja ada sebuah bbm masuk dari seorang sahabat sebut saja Iva yang isinya kurang lebih seperti ini:
Iva: "Nuy, kau tidak datang mi diacara nikahnya Fahri?"
Saya: "Nda. Saya tidak lagi di Sorong ini. kau datang kah? jang ko menangis e hahah"
Iva: "Sa datang bawa kado isinya hatiku yang terbelah , nanti sa peluk Fahri baru sa menangis ='( =))"
Membaca balasan Iva yang ini membuat saya terkikik geli, dan juga sedih. Saya tahu betul bagaimana rasanya berada di posisi Iva sekarang. Saya jadi teringat Risna, perempuan yang ditinggal menikah oleh mantan kekasihnya, berita dan video tentang Risna ini sempat booming beberapa waktu lalu di dunia maya. Risna yang menghadiri pernikahan mantan kekasihnya tiba - tiba saja memeluk si mantan sambil menangis ketika tengah memberikan ucapan selamat, pasti berat mengikhlaskan orang yang dulunya pernah melewati hari bersama kita menikah dengan yang lain. Disini saya membayangkan sebentar malam Iva akan menangis didalam pelukan Fahri seperti yang dilakukan Risna pada mantan kekasihnya itu. Pasti lucu. Tapi sepertinya Iva tidak senekat itu.
"Iyo bawa kado hatimu yang terbelah, bungkus pakai pita merah muda neh" canda saya
Iva hanya membalas "hahaha"
Tertawa. Tawa paling getir barangkali.
Saya? saya sedang menuju kesitu juga. Maksudnya ya.. saya sedang memperkuat diri menuju kesedihan ditinggal menikah untuk kesekian kalinya eaaa hahahha. Yakan, siapa tahu dalam waktu dekat ini saya akan bernasib sama seperti Iva? maka dari itu saya tengah melatih hati untuk tidak berdarah dari sekarang, dan kalaupun nantinya akan berdarah heheh tak apa, sudah saya sediakan banyak perban disini.
Saya mengetik postingan ini sembari mendengarkan lagu dari Damien Rice - Accindental Babies. Okehhhhhhhh ini backsong yang cocok sekali untuk Iva, orang - orang yang ditinggal menikah, dan saya mungkin? mungkin...
do you come together ever with her?
and is she dark enough?
enough to see your light?
and do you brush your teeth before you kiss?
Do you miss my smell?
and is she bold enough to take you on?
do you feel like you belong?
what about me?
what about me?
Saya tidak bisa memberikan Iva petuah - petuah yang dapat menguatkan hatinya, saya hanya bisa sedikit menghibur, mungkin Iva dan Fahri tidak berjodoh. Entahlah, saya tidak ingin berbicara perihal jodoh disini. Tapi, yang jelas semoga Fahri dan istrinya bisa langgeng selamanya. Dan, Iva? Selamat patah hati.. menangis saja sepuas - puasnya, nanti suatu saat pasti akan ada satu orang yang datang menghapus tangis diwajahmu karena Fahri. Eaaak hahah. Yasudahlah, semakin ngawur. Bye :))
(Nb: Iva dan Fahri bukan nama asli, disamarkan takutnya ketahuan hahah)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar