Minggu, 15 Februari 2015

Day 18: Tenggelam di Matamu.

pict from @nulisbuku
Izinkan aku tenggelam di matamu,
menyelam kedasarnya, mencari cari satu dua cerita. barangkali ada sebuah luka yang padakulah obatnya tersedia?

Izinkan aku tenggelam di matamu,
yang disanalah bersemayam senyum ibunda. barangkali, restunya sekalian dapat ku minta?

Tak usah kau pedulikan apa yang selanjutnya akan kulakukan, cukup izinkan saja aku tenggelam dimatamu.

Boleh?

Sincerely,
Nisa

1 komentar:

Oktober 2020

 Aku membaca lagi perasaanku di tahun - tahun kemarin. Lucu, geli, manis, pahit, macam - macam rasanya. Aku tidak begitu lagi sekarang, tapi...