Manado, 05 Februari 2015
Teruntuk lelaki asing yang tidak ku tahu siapa namanya.
Aku masih ingat pertemuan itu, pertemuan singkat setahun lalu di sabtu sore yang terkesan lambat.
Dudukku tidak begitu jauh dari tempatmu, hanya berkisar dua meja. Menghabiskan waktu berputar - putar sendirian membuatku kelelahan dan entah bagaimana caranya tiba - tiba saja kakiku berhenti disebuah tempat makan.
Aku lupa saat itu siapa yang tiba lebih dulu, entah kamu, entah aku. Tapi yang jelas kamu benar - benar menarik perhatianku kala itu.
Lelaki asing berkaos putih dengan topi convers berwarna hitam merunduk memainkan telepon genggam.
Dari sini, dari meja bernomor 19 aku memandangimu dengan seksama. Menerka - nerka apa yang sedang kau lakukan dengan telepon genggammu itu, kau terlihat begitu asik sehingga tidak memperdulikan sekitarmu pun aku yang sedari tadi memperhatikanmu.
Sampai pesananku tiba mejamu masih kosong saja, tidak terlihat tanda - tanda kau akan memesan sesuatu. Oh, barangkali kau hanya mampir istirahat sebentar dengan duduk disitu? tapi tidak lama (kalau aku tidak salah ingat) seorang wanita (ya.. mungkin ibumu) dan seorang bocah laki - laki menghampirimu, ditangannya menggenggan plastik yang biar kutebak adalah makanan yang ia pesan untuk dibawa pulang. Setelah itu kaupun berlalu... Hanya sesingkat itu.
Lelaki asing yang tidak ku tahu siapa namanya, ini surat ke tujuhku di #30harimenulissuratcinta tapi tunggu.. sebut saja ini surat perkenalan dariku. Sengaja ku tulis untukmu, siapa tahu nanti kamu tiba - tiba tersesat dirumahku? Ku pastikan saat itu kamu akan sangat terkejut karena mendapati gambarmu didalamnya, iya gambar ini ku abadikan secara sembunyi - sembunyi saat kamu tengah asik dengan duniamu. Semoga kamu tidak marah, dan hmm mungkin nanti kamu bisa meninggalkan komentar berisikan namamu? sebab, belum sempat ku bertanya, kau sudah berlalu.
Lelaki asing yang tidak ku tahu namanya, topimu bagus, dan kamu keren. Salam kenal dari kejauhan, itu saja.
Tertanda,
Perempuan di meja nomor 19
(Nb: seharusnya surat ini diposting kemarin sesuai dengan tema di tanggal 4 februari tentang pertemuan mengesankan dengan seseorang, tetapi karena lupa, makanya baru diposting hari ini. Hehe)

Semoga dia membacanya Nis.
BalasHapusEntahlah saya berharap sedikitnya di 30 surat cintamu ada satu untuk saya, ah terlalu berlebihan kah?
Ditunggu saja :)
BalasHapustrus pas kamu ajak kenalan ternyata namanya nindi, dan dia perempuan.. ;)
BalasHapusHahaha namanya ilona, bukan nindi.
Hapus